RSS

Category Archives: False English

Pengucapan “Spamming”

Minggu lalu, tepatnya pada Sabtu, 25 Juni 2011, saya berkesempatan menghadiri sebuah acara temu blogger dua hari di Jakarta yang bernama Blogilicious Milad Jakarta 2011. Banyak ilmu saya dapatkan di sana, tetapi, sayangnya, tidak sebanyak yang saya inginkan karena saya tidak bisa hadir pada keesokan harinya.

Inti tulisan ini, sesuai dengan salah satu tema forum blog saya, yaitu “False English”, saya hendak mengajak pembaca untuk merenungi cara pengucapan kata spamming yang kebetulan digunakan dengan kurang tepat dalam salah satu sesi temu blogger tersebut.

Kata dasar dari kata spamming–yang artinya mengirim email atau komen mengganggu yang tentu saja tidak diinginkan oleh penerima–adalah spam. Simak cara pengucapannya di bawah ini.

spam  /’speəm/

Jadi, hindari untuk mengucapkan kata tersebut seperti ini: /’spam/ (seperti pengucapan PT. PAM).

Mudah-mudahan bermanfaat. 🙂

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on June 30, 2011 in False English

 

Pengucapan Berbagai Istilah Perangkat Lunak Komputer?

Hari ini saya bersama dua rekan saya, Pak Iwan dan Pak Agung, sebagai bagian dari pemangku kepentingan SDIT Al Hikmah menghadiri lokakarya yang diadakan oleh komunitas Rumah Access dan sekaligus dijadikan sebagai ajang kopdar, alias kopi darat (pertemuan langsung di dunia nyata, bukan maya), para anggota milis Rumah Access. Banyak ilmu dan pengalaman saya dapatkan dari lokakarya ini, tetapi itu akan saya sampaikan lain kali saja dalam forum lain. Yang saya ingin angkat adalah beberapa temuan menarik saya terkait pengucapan yang salah dari beberapa, atau lebih tepatnya banyak, kata-kata bahasa Inggris yang merupakan terminologi yang kerap digunakan ketika menjelaskan tata kerja perangkat lunak (software) komputer. Pengucapan kata-kata tersebut susah memang. Oleh karenanya, tidak aneh kalau banyak terjadi salah pengucapan. Namun, tetap saja hal ini perlu diluruskan.

Sebelum kita bahas bersama-sama cara pengucapan yang benar dari kata-kata tersebut, saya jadi ingin menguji apakah pengunjung sekalian juga bisa mengucapkan kata-kata tersebut dengan benar. Silahkan dicoba dahulu. Komentar saya akan menyusul kemudian. Kata-kata itu adalah:

enable      click and drag      alignment      copy paste      developer      record      command      delete     resume      hidden      high      toad      successful      re-link      table      reply      replay      voucher     executable      license      recovery      extension

Selamat mencoba! 🙂

(5 Juni 2011)

Ini dia cara pengucapannya:

enable  \əneibəl\

drag  \draəg\

alignment  \əlainment\

paste  \peist\

developer  \diveləpər\

record  \rekərd\

delete  \diliit\

resume  \rizyum\

hidden  \hiden\

high  \hai\

toad  \towd\

successful  \səksesfəl\

re-link  \rilingk\

table  \teibəl\

reply  \riplai\

replay  \riplei\

voucher  \vaucər\

executable  \eksekyutəbəl\

license  \laisəns\

recovery  \rikavəri\

extension  \ekstensyən\

Mudah-mudahan bermanfaat! 🙂

(8 Juni 2011)

 
4 Comments

Posted by on June 5, 2011 in False English

 

“Go Blog” atau “Go Blogging” sih Yang Benar?

Saya pertama kali melihat foto di atas dari email yang dikirim seorang teman. Beberapa hari yang lalu saya kebetulan mendapatkan informasi bahwa foto ini ada dalam photo album seorang teman lain di Facebook dan saya kopi foto tersebut. Pernahkah Anda melihatnya sebelum ini? Apa yang aneh dari foto ini? Ya, setelah membaca spanduk di belakang para guru dalam foto ini, saya yakin Anda pasti merasa bahwa kalimat “Guru Go Blog” terasa mengganggu. Mungkin penulisnya sudah merasa yakin bahwa bahasa Inggris yang digunakannya sudah benar dan “baik”. Namun, sayangnya, tata bahasa kalimat tersebut salah dan, lebih sayangnya lagi, karena kesamaan bunyi gabungan dua kata terakhirnya dengan bunyi kata “goblok” telah membuat kalimat yang sudah tidak benar ini menjadi tidak “baik” pula.

Mari kita bantu meluruskan kesalahan ini. Dalam bahasa Inggris kata kerja go, di antaranya, diikuti oleh gerund, yaitu kata yang berakhiran dengan -ing. Misalnya:

Let’s go shopping this weekend!

I usually go rafting every month.

Oleh karena itu, frase yang benar adalah go blogging, bukan go blog, atau dalam kalimat lengkap, Dear SDIT Al Hikmah teachers and parents, let’s go blogging!

Mudah-mudahan penjelasan di atas berguna. Sampai jumpa lagi!

 
2 Comments

Posted by on June 1, 2011 in False English

 

Tags: , , , , ,

Pengucapan “Violence” dan “Hoax” yang Benar

Minggu lalu, kedua kata di atas sempet menggelitik perasaan ketika digunakan seorang pembicara dalam sebuah forum lokakarya yang saya hadiri; bukan karena pemaknaannya yang salah, tetapi karena pengucapannya yang membuat orang yang paham mengernyitkan alis dan dahi. Mari kita telaah bersama bagaimana cara pengucapan violence–yang artinya kekerasan–dan hoax–yang artinya tipuan–yang benar.

Kita mulai dengan kata violence. Kata ini seharusnya diucapkan “vaiyelens” dengan meminjam sistem pembunyian bahasa Indonesia, bukan “vielens”.

Violence

Nah, bagaimana dengan kata hoax? Perlu dicatat bahwa cara pengucapannya yang benar adalah “howks”, bukan “hoaks”.

Hoax

Sampai di sini dulu momen beragih dari saya. Mudah-mudahan bermanfaat. Sampai bertemu lagi!

 
8 Comments

Posted by on June 1, 2011 in False English

 

Tags: , , , ,

Barber Shoops? Apaan tuh?

Barber Shoops? Apaan tuh?

Sepulang dari warung es doger yang ternyata tutup, saya sekeluarga secara kebetulan melewati tempat cukur pada gambar di atas. Kebetulan pula, lampu lalu lintas sedang merah saat itu. Ketika kebosanan mulai hinggap akibat lampu merah yang lama, saya iseng melihat-lihat pemandangan sekitar dan membentanglah tulisan itu di depan mata saya. Dengan panik saya buru-buru mengeluarkan HP dan mengambil gambar. Bagi penggila Internet, saya salah satunya, gambar semacam ini bagaikan harta karun yang “wajib” diunggah guna mengundang komentar “peselancar Internet” lainnya.

Baik, mari kita siapkan pisau bedah analisis untuk mengkaji kosa kata menarik di atas. Pertama-tama, penulisan yang benar adalah shop, bukan shoop; sepertinya kata shoop bukanlah sebuah kata dalam bahasa Inggris, entah dalam bahasa lain. Kedua, saat itu saya hanya melihat satu tempat cukur. Artinya, penulisan katanya seharusnya menanggalkan huruf ‘s’ yang biasanya digunakan untuk menunjukkan jumlah jamak suatu benda. Dengan kata lain, seharusnya kata tersebut ditulis shop. Ketiga, saya tantang Anda untuk mencari kata barber shop dalam kamus. Saya yakin hasil pencarian Anda akan nihil. Akan tetapi, sekarang coba cari kata barbershop dalam kamus. Kali ini saya yakin Anda akan datang kepada saya dengan senyuman. Kenapa? Ketemu kaaaan? 🙂

Barbershop

Mudah-mudahan kita bisa memetik pelajaran dari kesalahan penulisan dalam papan reklame di atas. Sampai jumpa lagi dalam kiriman tulisan saya berikutnya!

 
2 Comments

Posted by on May 30, 2011 in False English

 

Tags: , , , ,